Kabar Makassar: Lahan konsesi Inco perlu dikurangi

MAKASSAR: Berikut ini adalah ringkasan berita utama di kawasan timur Indonesia yang dimuat sejumlah surat kabar daerah, a.1. belanja modal pemkot bisa bertambah, tingkat pengangguran terbuka Sulteng turun, dan DPR minta lahan konsesi Inco dikurangi.
Bambang Supriyanto
Bambang Supriyanto - Bisnis.com 13 Desember 2010  |  02:48 WIB

MAKASSAR: Berikut ini adalah ringkasan berita utama di kawasan timur Indonesia yang dimuat sejumlah surat kabar daerah, a.1. belanja modal pemkot bisa bertambah, tingkat pengangguran terbuka Sulteng turun, dan DPR minta lahan konsesi Inco dikurangi.

BELANJA MODAL: Pemerintah Kota Makassar berharap alokasi belanja modal pada 2011 dapat ditambah pada APBD Perubahan jika pagu dana alokasi khusus dari pemerintah pusat telah ditetapkan. (Bisnis Indonesia Regional Timur)

PENGANGGURAN TURUN: Tingkat pengangguran terbuka di Sulawesi Tengah pada Agustus 2010 turun menjadi 4,61% dari sebelumnya 4,89% pada Februari seiring peningkatan kesempatan kerja.

Kepala Badan Pusat Statistik Sulteng Razali Ritonga mengatakan angkatan kerja di wilayah itu pada Agustus mencapai 1,22 juta orang, berkurang 66.489 orang dibandingkan dengan Februari, tetapi naik 4.727 orang terhadap Agustus 2009. (Bisnis Indonesia Regional Timur)

PERLU DIBENAHI: Sejumlah pelaku industri pariwisata Sulawesi Selatan menilai pembenahan Benteng Somba Opu yang memicu kontroversi tetap diperlukan untuk menambah daya tarik obyek wisata.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Sulsel Anggiat Sinaga mengatakan benteng peninggalan Raja Gowa IX Daeng Matanre Karaeng Tumaparisi Kallona yang dibangun pada 1525 tersebut, selama ini telah kurang menarik di mata wisatawan. (Bisnis Indonesia Regional Timur)

INCO DIKURANGI: PT Inco Tbk, salah satu perusahaan tambang di Sulawesi Selatan, dinilai tidak optimal dalam mengolah lahan konsesi seluas 118.000 hektare. Komisi Kehutanan dan Pertambangan Dewan Perwakilan Rakyat menilai mubazir jika lahan itu tidak diolah secara maksimal.

Anggota Komisi Kehutanan DPR Markus Nari mengatakan sebaiknya luas lahan konsesi Inco dikurangai jika tidak dikelolah secara optimal. "Untuk apa menguasai lahan seluas itu jika yang diolah hanya 5.000 hektare?" ujar Markus sesuai sosialisasi izin pinjam-pakai lahan hutan lindung kepada 24 bupati dan wali kota se-Sulawesi Selatan di rumah jabatan gubernur, pekan lalu. (Koran Tempo Makassar)

MAKASSAR GEMPA: Gempa berkekuatan 5,9 Skala Richter (SR), mengguncang Makassar tengah malam tadi. Persisnya pukul 23.59.19 Wita. Titik gempa berada di lokasi 6.11 Lintang Selatan, 117.55 Bujur Timur atau 232 kilometer Barat Daya Makassar.

Pusat gempa berada di kedalaman laut 19 km, atau Tenggara Barat (NTB) dan berada 294 Km barat laut Rabu, dan 298 Km barat daya Bulukumba. Seperti dilansir dari Bandan Meteorologi dan Geofisika (BMG) sesaat setelah gempa, diketahui bahwa gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. (Fajar)(yn)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top