Pangsa pasar asuransi syariah naik

JAKARTA: Pangsa pasar industri asuransi syariah dari sisi kontribusi premi bruto per 30 September 2010 tercatat sebesar 2,99%, naik dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu 2,86%. Premi asuransi syariah (asuransi jiwa, kerugian, dan reasuransi)
Mochammad Subarkah
Mochammad Subarkah - Bisnis.com 13 Desember 2010  |  06:21 WIB

JAKARTA: Pangsa pasar industri asuransi syariah dari sisi kontribusi premi bruto per 30 September 2010 tercatat sebesar 2,99%, naik dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu 2,86%. Premi asuransi syariah (asuransi jiwa, kerugian, dan reasuransi) hingga kuartal III/2010 tersebut tercatat Rp2,23 triliun dari total industri asuransi nasional mencapai Rp74,7 triliun (belum diaudit). Total premi bruto industri asuransi syariah hingga kuartal III/2010 itu juga mengalami kenaikan sebesar 22,5% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp1,82 triliun. Kepala Biro Perasuransian Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) Isa Rachmatawarta mengatakan premi asuransi syariah pada periode Januari-September 2010 masih ditopang oleh asuransi jiwa syariah. Kontribusi premi bruto asuransi jiwa syariah secara persentase hingga kuartal III/2010 tercatat sebesar 80,5% dari total premi asuransi syariah, sedangkan asuransi kerugian dan reasuransi syariah menyumbang 19,5%. Kinerja asuransi syariah Indonesia terus membaik, terutama pada asuransi jiwa, sehingga porsi syariah mengalami peningkatan. Kalau di tahun ini semua berjalan baik pangsa pasar asuransi syariah dari segi premi bisa mencapai 3% pada akhir 2010, ujarnya, kemarin. Isa menuturkan kontribusi premi bruto asuransi jiwa syariah pada periode Januari-September 2010 tercatat sebesar Rp1,8 triliun, atau memiliki pangsa pasar 3,38% dari keseluruhan asuransi jiwa sebesar Rp53,3 triliun. Premi bruto asuransi jiwa syariah per 30 September 2010 itu mengalami kenaikan 24,74% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya Rp1,44 triliun, dengan pangsa pasar 3,27%. Adapun, premi bruto asuransi kerugian dan reasuransi syariah menyumbang premi bruto sebesar Rp434,9 miliar, atau memiliki pangsa pasar 2,04% dari total asuransi kerugian dan reasuransi nasional yang mencapai Rp21,4 triliun. Premi bruto asuransi kerugian dan reasuransi syariah per 30 September 2010 itu juga tercatat mengalami kenaikan 14,08% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp381,2 miliar, dengan pangsa pasar 1,95%. "Pangsa pasar asuransi jiwa syariah tercatat lebih tinggi sebesar 3,38%, sedangkan asuransi kerugian dan reasuransi sebesar 2,04%. Tetapi secara umum pangsa pasar tetap tumbuh dari tahun lalu," katanya. (mrp)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top