Kemdiknas akan akreditasi sekolah TK

JAKARTA: Direktur Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI) Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) Hamid Muhammad mengakui banyak muncul program pendidikan anak usia dini (PAUD) hanya dengan modal semangat. Karena itu mulai 2011 PAUD akan
Yusuf Waluyo Jati | 11 Desember 2010 12:40 WIB

JAKARTA: Direktur Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI) Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) Hamid Muhammad mengakui banyak muncul program pendidikan anak usia dini (PAUD) hanya dengan modal semangat. Karena itu mulai 2011 PAUD akan diakreditasi."Pelaksanaan PAUD di lapangan saat ini masih kurang memadai karena kurangnya sumber daya. Untuk itu tahun 2009 lalu Kemdiknas telah mengeluarkan standar PAUD dan tahun depan akan diakreditasi," ujarnya hari ini.Hamid mengatakan pelaksanaan PAUD masih banyak kekurangan karena penyelenggaranya kerap bermodal nekad dan semangat saja. Namun dengan adanya kemitraan Kemdiknas bersama berbagai organisasi sosial kemasyarakatan untuk pelaksanaan program PAUD maka pelaksanaannya kini dapat dilaksanakan dengan lebih baik.Pihaknya mengakui banyak muncul PAUD dilapangan yang tidak terkendali karena itu mulai 2010 Kemdiknas telah menyusun standar sebagai turunan standar PAUD."Standar itu nanti menjadi instrumen untuk menata kembali lembaga-lembaga PAUD yang ada saat ini apakah memenuhi standar atau tidak. Ke depan, kita akan tata betul-betul lembaga-lembaga PAUD yang tidak layak dan cenderung tidak memberikan layanan yang optimal," kata Hamid.Kemdiknas akan membuat dua standar yaitu pertama, penilaian kinerja yang biasa dilakukan di Direktorat PAUD, dan kedua, melakukan instrumen akreditasi.Dengan Akreditasi, ungkapnya, maka semua lembaga PAUD baik formal maupun nonformal akan diupayakan untuk diakreditasi Bagi yang tidak mempunyai standar yang layak diberikan pilihan yaitu memperbaiki lembaganya atau dilebur dengan lembaga PAUD yang lain setara diwilayah itu. yang sebelumnya ditangani oleh Ditjen MandikdasmenMenyinggung soal anggaran 2011 untuk PAUD diperkirakan mencapai Rp1,4 triliun, sementara untuk tahun ini jumlahnya Rp979 miliar. Meningkatnya anggaran itu karena mulai tahun depan Ditjen PAUD dan TK akan berdiri sendiri, kata Hamid.Terkait dengan pembelajaran kepada anak-anak usia dini, kata Hamid, tidak akan mengajarkan kemampuan kognitif yang berlebihan, karena PAUD sebenarnya adalah untuk merangsang potensi anak, merangsang potensi kecerdasan, dan yang paling penting adalah penanaman karakter anak sejak dini. Penanaman karakter anak akan dijadikan basis bagi pengembangan usia dini dan akan dikedepankan yang terkait dengan masalah kejujuran, kedisiplinan, tenggang rasa, berani tampil di depan orang, dan kerja sama.Sejak usia dini harus diajarkan bagaimana bersikap jujur, disiplin, memiliki tenggang rasa, dan berani tampil didepan orang. Itulah nanti yang akan dikedepankan. kata Hamid. (msw)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top