Chavez akan memerintah sementara dari tenda pemberian Gaddhafi

CARACAS: Presiden Venezuela Hugo Chavez merencanakan untuk memerintah sementara dari sebuah tenda yang diberikan kepadanya oleh pemimpin Libya Muamar Gaddhafi, setelah mengundang sejumlah keluarga yang menjadi tunawisma akibat hujan lebat belakangan
Yusuf Waluyo Jati
Yusuf Waluyo Jati - Bisnis.com 11 Desember 2010  |  11:45 WIB

CARACAS: Presiden Venezuela Hugo Chavez merencanakan untuk memerintah sementara dari sebuah tenda yang diberikan kepadanya oleh pemimpin Libya Muamar Gaddhafi, setelah mengundang sejumlah keluarga yang menjadi tunawisma akibat hujan lebat belakangan ini untuk tinggal di istananya.

Hujan terburuk dalam satu dasawarsa itu telah menimbulkan bencana yang menegangkan di negara pengekspor minyak utama Amerika Selatan itu, menewaskan lebih dari 30 orang dan menyebabkan lebih dari 100.000 orang kehilangan tempat tinggal dari desa-desa pantai dan tempat-tempat miskin dan kumuh di kota. "Pasang hadiah Gaddhafi. Anda dapat menempatkannya di taman Miraflores, menempatkannya di sana karena saya akan pindah ke tenda itu," kata Chavez ketika mengunjungi sebuah tempat perlindungan di lingkungan permukiman miskin di belakang istana presiden Miraflores. Gaddhafi dikenal karena menerima para tamu di sebuah tenda besar Badui ketika dalam kunjungan ke luar negeri dan menggunakan tenda itu dalam perjalanan ke pulau Margarita di Karibia Venezuela tahun lalu. Chavez, yang sosialis, seorang pengagum pemimpin Afrika yang telah memerintah selama lebih dari 40 tahun itu, telah memindahkan 25 keluarga ke dalam istananya pada November, dan pada Jumat meminta para pembantunya untuk mempercepat persiapan guna menerima 80 keluarga yang lain. "Kita dapat menempatkan sejumlah tempat tidur di kantor utama saya," kata Chavez. Chavez telah berliku-liku melintasi negara itu untuk mengawasi bantuan kemanusiaan. Ia telah dikritik karena tidak membangun cukup perumahan baru selama 12 tahun berkuasa, tapi menyalahkan tempat-tempat miksin dan kumuh yang sangat besar pada pasar-bebas para pendahulunya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top