Astra Otoparts tanam US$6,09 juta untuk pabrik baru

News Editor
News Editor - Bisnis.com 10 Desember 2010  |  10:12 WIB

JAKARTA: PT Astra Otoparts Tbk menyertakan dana investasi sekitar US$6,09 juta terkait rencana pendirian pabrik patungan yang akan memproduksi kompresor pendingin udara mobil untuk memenuhi permintaan pasar di kawasan Asia.

Direktur Astra Otoparts Robby Sani mengatakan perseroan akan memiliki 25,7% dari pembangunan pabrik baru tersebut yang menelan investasi seluruhnya mencapai US$23,7 juta."Pabrik baru ini khusus memproduksi kompresor, hasi produk ini nanti akan dirakit oleh Denso untuk menjadi alat pendingin udara mobil yang utuh," ujarnya, hari ini.Pabrik patungan dengan nama PT. TD Automotive Compressor Indonesia (TACI) tersebut melibatkan diantaranya Toyota Industries Corporation (TICO), Denso International Asia Pte.Ltd dan PT Toyota Tusho Indonesia.Toyota Industries Corporation tercatat sebagai pemegang saham mayoritas di pabrik tersebut dengan porsi kepemilikan mencapai 50,1%, sementara Denso International Asia memiliki 20% dan Toyota Tusho Indonesia memiliki 4,2%.Robby menyatakan kepemilikan saham mayoritas oleh TICO cukup wajar, mengingat perusahaan tersebut menguasai teknologi serta peralatan moderen untuk produksi."TICO ini yang punya teknologinya, sementara Denso nanti yang akan merakit semuanya. Ini juga salah satu strategi kami mengantispasi permintaan tahun depan," tuturnya.Dalam suratnya kepada Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) Fuad Rahmany, dia menyebutkan pendirian perusahaan patungan tersebut tidak menganudng unsur kepentingan dari sisi direksi, komisaris dan pemegang saham utama.Rencananya, pabrik baru tersebut mengambil lokasi di kawasan industri MM2100 Bekasi dengan luas area pabrik 10.000 m2. Pabrik tersebut akan mulai beroperasi pada pertengahan tahun ini dengan volume produksi pada tahun pertama diperkirakan mencapai 1 juta unit.Akio Shikamura, Senior Managing Director of Denso Thermal Systems Business Grup dalam siaran persnya menuturkan pendirian pabrik baru tersebut mempertimbangkan tingginya permintaan alat pendingin udara mobil di kawasan Asia Tenggara.Selain memenuhi permintaan pasar Asean, lanjutnya produk buatan TACI rencananya juga untuk memenuhi permintaan pasar di India."Ini salah satu langkah mengantisipasi permintaan pasar Asean. Target kami, produksi TACI pada tahun pertama mencapai 1 juta unit dan akan terus berkembang hingga 1,6 juta unit pada Maret 2016," tegasnya. (bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top