Telkom ajukan tawaran ke perusahaan telekomunikasi Kamboja

JAKARTA: PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk tengah menunggu keputusan tender untuk menguasai mayoritas saham, yaitu di atas 50% di salah satu perusahaan telekomunikasi Kamboja.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 09 Desember 2010  |  08:41 WIB

JAKARTA: PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk tengah menunggu keputusan tender untuk menguasai mayoritas saham, yaitu di atas 50% di salah satu perusahaan telekomunikasi Kamboja.

Komisaris Utama Telkom Tanri Abeng mengatakan perusahaan telekomunikasi yang dibidik Telkom merupakan salah satu penguasa pangsa pasar di negara tersebut.

Telkom sudah mengajukan penawaran, dan saat ini masih menunggu. Yang jelas perusahaan telekomunikasi yang rencananya akan diakuisisi Telkom adalah salah satu yang menguasai pasar di Kamboja, dan bukan milik pemerintah setempat, ujarnya hari ini.

Dari penelusuran Bisnis, perusahaan telekomunikasi yang menguasai pangsa pasar di Kamboja adalah MobiTel dan Beeline.

MobiTel adalah market leader operator telekomunikasi di negara kerajaan Kamboja, dengan penguasaan pasar mencapai 55%. Perusahaan ini dikuasai oleh Royal Group, yang tak lain dimiliki oleh Kith Meng.

Selain telekomunikasi, Royal Group juga memiliki portofolio bisnis keuangan, hotel, perumahan, televisi, serta restoran waralaba.

Sementara itu, Beeline merupakan operator telekomunikasi yang menguasai pangsa pasar nomor dua di Kamboja. Perusahaan ini adalah anak usaha perusahaan telekomunikasi Rusia, VimpelCom.

Untuk namanya saya belum bisa menyebutkan. Nanti akan disebutkan apabila benar-benar sudah diputuskan sebagai pemenang, ujar Tanri. (mrp)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top