Bakrie pangkas utang Rp2 triliun

JAKARTA: PT Bakrie & Brothers Tbk menargetkan penurunan utang sebesar Rp2 triliun tahun ini, dan menerbitkan obligasi senilai US$150 juta atau sekitar Rp1,35 triliun pada kuartal pertama tahun depan.Direktur Keuangan Bakrie & Brothers Eddy Soeparno mengatakan
News Editor | 09 Desember 2010 05:58 WIB

JAKARTA: PT Bakrie & Brothers Tbk menargetkan penurunan utang sebesar Rp2 triliun tahun ini, dan menerbitkan obligasi senilai US$150 juta atau sekitar Rp1,35 triliun pada kuartal pertama tahun depan.Direktur Keuangan Bakrie & Brothers Eddy Soeparno mengatakan emisi obligasi dilakukan untuk membiaya kembali (refinancing) utang jangka pendek, sehingga jatuh tempo obligasi bisa diperpanjang.Kemungkinan diterbitkan setelah transaksi dengan Vallar Plc selesai. Untuk tahun ini, kami akan memangkas utang senilai Rp2 triliun menjadi Rp7 triliun, ujarnya kepada pers, siang ini.Hingga November 2010, lanjutnya, utang perseroan telah turun Rp1,3 triliun dan saat ini masih ada Rp9 triliun yang juga masih menunggu untuk dibiayai kembali atau dilunasi lebih cepat. Di samping menegosiasi ulang utang-utangnya, induk usaha grup Bakrie tersebut sempat menyebut rencana pelepasan aset maupun pelepasan obligasi jangka pendek bertenor tiga-lima tahun sebagai strategi ubntuk mengurangi utang.Faktor beban bunga yang melonjak 414,5% tercatat menjadi penekan kinerja induk usaha grup Bakrie tersebut. Rugi bersih per September 2010 tercatat Rp565,99 miliar, atau melonjak 737% dibandingkan dengan rugi bersih pada periode yang sama tahun lalu Rp67,62 miliar.Per kuartal III-2010, Bakrie & Brothers mencatatkan pendapatan Rp9,28 triliun, naik 74,1% dari posisi pada periode yang sama tahun lalu Rp5,33 triliun. Laba usaha tumbuh 44,6% dari Rp514,85 miliar menjadi Rp744,47 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Rini Yustiningsih

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top