Material pasir Merapi dikavling

SEMARANG: Sejumlah surat kabar umum terbitan Jateng dan DIY menurunkan berita utama di antaranya material pasir Merapi dikavling, Pemkot Solo akan bebaskan biaya IMB, pengembang akan menaikan harga rumah, Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kota Semarang
Yusuf Waluyo Jati | 09 Desember 2010 03:17 WIB

SEMARANG: Sejumlah surat kabar umum terbitan Jateng dan DIY menurunkan berita utama di antaranya material pasir Merapi dikavling, Pemkot Solo akan bebaskan biaya IMB, pengembang akan menaikan harga rumah, Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kota Semarang akan menggugat penetapan UMK, dan korupsi di Jateng rugikan negara Rp182,8 miliar.

BANJIR LAHAR: Banjir lahar dingin kembali menutup jalan raya Magelang-Yogyakarta. Banjir kali ini bahkan lebih dahsyat karena menutup jalan antara satu hingga dua meter di badan jalan, bahkan jalan yang tertutup pasir dan batu hingga sepanjang 300 meter dan meninggalkan material vulkanik berupa pasir dan batu. Material vulkanik tersebut masih basah sehingga sulit dilewati. Sejumlah sukarelawan dan polisi yang mencoba lewat terjebak pasir hingga setinggi pinggang.Sebanyak tujuh ruko yang ada di pinggir jalan Magelang-Yogyakarta bahkan tertutup pasir dan batu hingga ketinggian satu meter lebih. Demikian juga Pasar Jumoyo dan Dusun Gempol, Desa Jumoyo yang tertimbun lahar. Belum diketahui apakah ada korban jiwa atau tidak. (Suara Merdeka)ANTI KORUPSI: Menyambut Hari Antikorupsi sedunia, Komite Penyelidikan dan Pemberantasan Korupsi Kolusi Nepotisme (KP2KKN) Semarang mengeluarkan catatan hasil monitoring kasus korupsi, Rabu (8 Desember). Sepanjang 2010, kasus dugaan korupsi di Jawa Tengah tercatat 174 kasus dengan kerugian keuangan negara mencapai Rp192,8 miliar.Kasus korupsi tersebut terjadi merata di 35 kabupaten/kota, dengan jumlah pelaku sebanyak 348 orang. Kota Semarang menduduki daerah terkorup dengan 11 kasus. Disusul Temanggung 9 kasus, Kendal 8 kasus dan Kota Solo, Kota Tegal, Wonosobo serta Batang masing-masing 7 kasus. (Suara Merdeka)MATERIAL PASIR: Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta material pasir Merapi dikaveling untuk dimanfaatkan penduduk setempat, sehingga ke depan jika akan melakukan rekonstruksi bangunan permanen tidak perlu membeli pasir."Pasir Merapi yang sangat banyak, saya minta agar dikaveling agar dimanfaatkan warga masyarakat sekitar untuk rekonstruksi bangunan permanen," ujarnya di kantor Bupati Sleman, kemarin.Dia mengatakan sebagian besar pasir berada di bagian Sleman Timur untuk itu Pemkab Sleman perlu diberikan kepemilikan kelompok. Selain untuk tabungan masyarakat ke depan, pasir itu juga bisa ditambang sementara untuk memberikan penghasilan kepada warga masyarakat. (Harian Jogja)PENGUNGSI PULANG: Sekitar 500 pengungsi bencana erupsi Gunung Merapi dari Desa Umbulharjo Kecamatan Cangkringan sudah mulai pulang ke kampungnya, mereka selama ini ditampung di pengungsian STIE YKPN.Kepala Desa Umbulharjo Beja Mulyo mengatakan kepulangan warga dari pengungsian merupakan inisiatif pengungsi sendiri, karena saat ini kondisi Merapi sudah mereda dan jarak aman sudah turun menjadi 2,5 kilometer. "Ini inisiatif pengungsi sendiri, warga ingin bisa kembali ke rumah, bagi yang tidak memiliki rumah ditampung di balai desa," ujarnya, kemarin. (Harian Jogja)IMB GRATIS: Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akan mengeluarkan kebijakan membebaskan retribusi pembuatan izin mendirikan bangunan (IMB) bagi warganya tidak mampu, guna meringankan beban bagi mereka.Kepala Dinas Tata Ruang Kota (DTRK) Solo, Yohanes Bambang S Nugroho mengatakan peraturan walikota (Perwali) tengah disusun sebagai landasan hukum kebijakan itu dan diharapkan awal tahun depan sudah dapat diberlaklukan. (Solopos)KREDIT INVESTASI: Kredit investasi per Oktober 2010 mengalami pertumbuhan negatif, dan terlihat tingginya tingkat pelunasan kredit akhir tahun tidak diimbangi dengan permintaan aplikasi kredit baru dinilai menjadi penyebab utama. Berdasar data Bank Indonesia (BI) Solo, jika per Oktober 2010 total kredit bank umum dan bank umum syariah serta Bank Perkreditan Rakyat (BPR)/Syariah tumbuh 12,55% dari posisi Desember 2009, tetapi pertumbuhan masih didominasi kredit konsumsi, sebesar 27,28%. (Solopos)HARGA RUMAH NAIK: Pengembang siap menaikan harga jual tipe rumah tapak sejahtera (landed house) pada 2011, guna menyesuaikan laju inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan naik lebih dari 5%.Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng Sudjadi mengatakan sebagaian nesar pengembang sudah bersiap menaikkan harga jual rumah tapak hingga 15% dari harga tahun ini. Namun, tidak lebih dari Rp80 juta per unit. (Bisnis Indonesia Sisipan Jateng dan DIY) MENGGUGAT UMK: Buruh di Kota Semarang akan mengajukan gugatan terhadap penetapan upah minimum kota (UMK) 2011 ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), karena tidak sesuai mekanisme hukum yang benar. Ketua DPC Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kota Semarang Heru Budi Utoyo mengungkapkan penetapan UMK yang tidak sesuai aturan itu, telah merugikan hak dasar buruh dalam memperoleh upah yang layak karena besaran UMK yang ditetapkan sebesar Rp961.323 lebih rendah dari semestinya. (Bisnis Indonesia Sisipan Jateng dan DIY) (msw)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top