Ekspansi Telkom ke Kamboja dinilai tak signifikan

JAKARTA: Rencana aksi koorporasi PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) dalam melakukan ekspansi melalui akuisisi sebuah perusahaan telekomunikasi terbesar di Kamboja dinilai bukan merupakan sebuah aksi yang akan berpengaruh signifikan.Analis PT BNI
News Editor
News Editor - Bisnis.com 09 Desember 2010  |  12:09 WIB

JAKARTA: Rencana aksi koorporasi PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) dalam melakukan ekspansi melalui akuisisi sebuah perusahaan telekomunikasi terbesar di Kamboja dinilai bukan merupakan sebuah aksi yang akan berpengaruh signifikan.Analis PT BNI Securities Akhmad Nurcahyadi menyatakan rencana ekspansi Telkom merupakan suatu upaya untuk melakukan variasi dalam mencari target pasar baru selain pasar domestik, namun aksi tersebut belum tentu akan memberi dampak yang signifikan bagi pendapatan Telkom tahun depan."Aksi ini merupakan langkah ekspansi yang bagus bagi Telkom dalam menyentuh pasar Asia Tenggara namun perlu dilihat terlebih dahulu seberapa potensial pasar Kamboja tersebut. Meskipun demikian, pada 2011 sebagian besar pendapatan Telkom masih diperoleh dari pasar domestik , ujarnya di Jakarta hari ini.Secara umum, Kamboja merupakan salah satu negara Asia Tenggara yang tergolong negara berkembang dengan pendapatan perkapita US$ 629 dengan tingkat inflasi 18% dan pertumbuhan ekonomi sebesar 7,1%.Telkom membidik pasar Kamboja setelah sebelumnya gagal masuk ke Iran melalui kerjasama dengan perusahaan telekomunikasi milik negara penghasil nuklir tersebut. Kegagalan ini terkait embargo yang dilakukan Pemerintah AS di mana Telkom juga mencatatkan sahamnya di New York Stock Exchange. (bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top