Pajak kendaraan dominasi pendapatan asli daerah Sulsel

MAKASSAR: Berikut ini adalah ringkasan berita utama di kawasan timur Indonesia yang dimuat sejumlah surat kabar daerah, a.l. pajak kendaraan mendominasi pendapatan asli.
News Editor | 09 Desember 2010 03:26 WIB

MAKASSAR: Berikut ini adalah ringkasan berita utama di kawasan timur Indonesia yang dimuat sejumlah surat kabar daerah, a.l. pajak kendaraan mendominasi pendapatan asli.

PAJAK KENDARAAN: Kendaraan menyumbang sekitar 80% terhadap pendapatan asli daerah Sulawesi Selatan."Tingkat pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan mendorong masyarakat untuk memiliki kendaraan sehingga ini dapat menjadi obyek pajak potensial untuk pendapatan asli daerah," kata Arifuddin Dahlan, Kepala Dinas Pendapatan Provinsi Sulawesi Selatan di Makassar, kemarin.Dia mengatakan dari pendapatan asli daerah tahun ini sebesar Rp1,4 triliun, pajak kendaraan menyumbang Rp1,12 triliun. (Koran Tempo Makassar)ASET BANK SULSEL: Aset Bank Sulsel terus bertambah. Sampai akhir November 2010, bank milik pemerintah daerah se-Sulsel dan Sulbar ini telah mencatatkan aset senilai Rp8,135 triliun."Kami akan terus melakukan ekspansi dan peningkatan kualitas pelayanan untuk menjangkau peluang-peluang bisnis yang belum tergarap maksimal," kata Direktur Utama Bank Sulsel Ellong Tjandra, kemarin. (Fajar)IKK TURUN: Masyarakat belum yakin program pengembangan ekonomi 6 bulan ke depan bakal membaik. Hal itu tercermin dari penurunan indeks keyakinan konsumen (IKK) di Kota Makassar yang dirilis Bank Indonesia Makassar, kemarin.Pada Oktober BI mencatat IKK 120,4 poin, dan pada November lalu optimisme konsumen jeblok ke 110,4 poin.Humas BI Makassar Muhammad Amiruddin dalam keterangan tertulisnya kemarin, mengatakan meski IKK terhadap perekonomian menurun, namun keyakinan konsumen tetap pada level optimis dengan indeks di atas 100.Penurunan tersebut dipengaruhi oleh optimisme responden terhadap kondisi ekonomi 6 bulan ke depan dari 12,3 poin pada Oktober menjadi 7,7 poin pada November. (Fajar)(er)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top