HSBC dan PSF beri beasiswa

JAKARTA: HSBC Indonesia bersama dengan Putera Sampoerna Foundation (PSF) memberikan beasiswa kepada 200 pelajar Sekolah Dasar (SD) yang berpretasi dari keluarga tidak mampu di 40 sekolah di Jabotabek.
News Editor | 08 Desember 2010 08:50 WIB

JAKARTA: HSBC Indonesia bersama dengan Putera Sampoerna Foundation (PSF) memberikan beasiswa kepada 200 pelajar Sekolah Dasar (SD) yang berpretasi dari keluarga tidak mampu di 40 sekolah di Jabotabek.

Head of Human Resources HSBC Indonesia Maya Kartika mengatakan pemberian beasiswa ini merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) HSBC dalam meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia. Melalui program ini, 200 pelajar SD akan mendapatkan bantuan biaya pendidikan sebesar Rp40 ribu perbulan sejak kelas 4 hingga kelas 6 atau selama tiga tahun. Selain itu, program yang dinamakan Big Brother Scholarship juga melibatkan 200 karyawan HSBC menjadi kakak asuh dari 200 penerima beasiswa. Kakak asuh itu akan memberikan perhatian kepada adik-adik asuhnya, katanya hari ini. HSBC juga mengadakan Educator Empowerment Program (EEP) yang merupakan program pelatihan bagi 30 Kepala Sekolah dan Guru dari 9 SD di kawasan Setia Budi, Jakarta Selatan. Selama lima bulan mulai Januari 2010, para tenaga pengajar tersebut akan dilatih manajemen kelas, kepemimpinan, profesionalisme dalam mengajar serta cara mengajar yang efektif.Proses pelatihan ini akan dilakukan di Sampoerna School of Education milik PSF. Dari pelatihan ini, setidaknya lebih dari 1000 murid akan merasakan dampak positifnya atas belajar-mengajar di sekolah, kata Maya.Menurut dia, total biaya yang dikeluarkan oleh HSBC dalam program CSR ini mencapai menghabiskan Rp600 juta. Namun, dia enggan untuk memperinci biaya-biaya yang dikeluarkan ataupun seluruh biaya CSR yang dialokasikan oleh HSBC dalam pendidikan.VP Group Communication and Sustainability HSBC Nuni Sutyoko menerangkan bahwa alokasi dana CSR di perseroan paling minimal 0,5% dari keuntungan perusahaan sebelum pajak. Dari biaya tersebut sekitar 70% dialokasikan untuk pendidikan dan lingkungan hidup. Sedangkan pembagian untuk pendidikan dan lingkungan hidup sekitar 50-50, kata Nuni.Director of Sales PSF Vira Soekardiman menyambut positif inisiatif HSBC dalam meningkat kualitas pendidikan. Kamu berharap semakin banyak perusahaan-perusahaan swasta lainnya yang turut peduli dan melakukan hal serupa demi kemajuan pendidikan di negara kita, tuturnya.Pada kesempatan yang sama, Kepala SD 04 Guntur, Jakarta Selatan Ngadiono mengatakan masih banyak siswa-siswa dari keluarga tidak mampu di sekolahnya yang belum mendapatkan bantuan pendidikan. Melalui program Big Brother Scholarship hanya 5 orang siswa kelas 4 SD 04 yang mendapatkan beasiswa. Yang tidak mampu itu sekitar 50% dari 269 siswa, kata dia. Dia juga mengungkapkan harapannya program HSBC juga berkelanjutan hingga siswa dapat bersekolah hingga perguruan tinggi.(mmh)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Intan Permatasari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top