Forum Demokrasi Bali bisa jadi acuan

NUSA DUA: Forum Demokrasi Bali (Bali Democracy Forum/BDF) dinilai berpeluang menjadi forum rujukan bagi arsitektur demokrasi di Asia.Menlu Marty Natalegawa mengatakan perkembangan pelaksanaan BDF yang sudah ketiga kalinya itu terlihat makin kuat berkonsolidasi
Feri Kristianto
Feri Kristianto - Bisnis.com 08 Desember 2010  |  13:22 WIB

NUSA DUA: Forum Demokrasi Bali (Bali Democracy Forum/BDF) dinilai berpeluang menjadi forum rujukan bagi arsitektur demokrasi di Asia.Menlu Marty Natalegawa mengatakan perkembangan pelaksanaan BDF yang sudah ketiga kalinya itu terlihat makin kuat berkonsolidasi ke arah arstektur demokrasi di kawasan tersebut.Salah satunya, lanjutnya, terlihat dari perkembangan kepesertaan yang hadir trennya terus membaik."Dari profil perserta yang hadir makin banyak dari pejabat setingkat menteri dan kepala negara. Dari isupun makin terarah. Yang pertama sifatnya masih umum, maka pertemuan kedua ke arah pembangunan dan yang ketiga ini fokus ke masalah pencegahan konflik di kawasan," katanya di sela-sela mendampingi kunjungan kerja Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Bali, hari ini.Menurut cacatan panitia forum itu, pesertanya terdiri 71 negara dan peninjau, empat negara atau pemerintahan, serta 18 menteri luar negeri.Menurut dia, dari indikator-indikator itu memperlihatkan BDF sudah menjadi bagian terpenting dari konsolidasi arsitektur demokrasi di Asia dan beberapa negara terkait.Dalam kaitan ini, katanya, Indonesia mengharapkan forum itu menjadi forum yang memberikan sumbangan positif bagi penyelesaian persoalan politik di kawasan dan sekaligus menjadi wadah yang efektif untuk menjembatani hubungan antara negara.Marty mengatakan persoalan demokratisasi di Myanmar dan potensi konflik politik yang menajam di Simenanjung Korea merupakan isu yang menjadi perhatian BDF.Dalam hal ini, tuturnya, Indonesia sebagai tuan rumah mengharapkan masalah serupa itu bisa mendapatkan solusi yang baik melalui dialog yang sehat. (ts)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top