Perpamsi Banten ingin waduk Karian dibangun

JAKARTA: Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi) Banten mendesak pemerintah segera merealisasikan pembangunan waduk Karian di Banten untuk meningkatkan jumlah sambungan air bersih di provinsi tersebut.
Zufrizal | 08 Desember 2010 13:33 WIB

JAKARTA: Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi) Banten mendesak pemerintah segera merealisasikan pembangunan waduk Karian di Banten untuk meningkatkan jumlah sambungan air bersih di provinsi tersebut.

Ketua Umum Dewan Pengurus Daerah Perpamsi Banten Subekti mengatakan jumlah pelanggan PDAM di wilayah ini sebanyak 180.000 atau hanya 11% masyarakat yang terlayani oleh sambungaan distribusi air bersih.Dia menilai masih rendahnya cakupan pelayanan air bersih kepada masyarakat ini dipicu oleh minimnya suplai air baku serta belum optimalnya pengelolaan sumber daya air di wilayah ini, padahal potensinya melimpah.Menurut dia, dengan pembangunan waduk yang terletak di Kabupaten Lebak, Banten dapat meningkatkan daya tampung menjadi 219 juta meter kubik, dengan kapasitas produksi sekitar 14.600 meter kubik/detik, saat ini kapasitasnya hanya 11.000 meter kubik/detik."Jika pembangunan waduk Karian itu direalisasikan, maka suplai air baku untuk wilayah Banten dan sekitarnya akan meningkat, kapasitasnya bisa dioptimalkan hingga 219 juta meter kubik, katanya kepada Bisnis, hari ini.Dia menuturkan, jika pengelolaan suplai air baku ini tidak segera direalisasikan, pihaknya pesimistis target millennium development goals (MDGs) nasional dengan jumlah jangkauan pelayanan masyarakat sebesar 80% pada 2015, sulit tercapai.Sementara itu, Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum Mochamad Amron mengatakan progres pembebasan lahan untuk memperluas waduk itu kini baru mencapai 294 hektare atau 20% dari total kebutuhan lahan seluas 1.470 hektare.Dia menuturkan, luasan lahan tersebut merupakan daerah genangan yang saat ini masih ditempati warga, pihaknya menargetkan pembebasan lahan akan selesai seluruhnya pada 2012 yang pelaksanaannya dilakukan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Ciujung Cidurian. (zuf)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top