Djoko: Kualitas konstruksi RI perlu ditingkatkan di era liberalisasi

JAKARTA: Kementerian Pekerjaan Umum hari ini membuka pameran jasa konstruksi dan seminar International Federation of Consulting Engineering (FIDIC) di Jakarta.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 08 Desember 2010  |  07:00 WIB

JAKARTA: Kementerian Pekerjaan Umum hari ini membuka pameran jasa konstruksi dan seminar International Federation of Consulting Engineering (FIDIC) di Jakarta.

Pameran yang menampilkan potensi jasa konstruksi itu akan diselenggarakan selama 3 hari pada 8 - 10 Desember 2010 di Balai Kartini Jakarta. Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan pameran tersebut diselenggarakan untuk mendukung pertumbuhan jasa konstruksi di Tanah Air dan meningkatkan pembangunan infrastruktur nasional.

Menurut dia, kestabilan dan peningkatan jasa konstruksi di Tanah Air saat ini sangat diperlukan di era liberalisasi perdagangan jasa, agar para pelaku konstruksi lokal tidak kalah bersaing dengan asing."Perlu adanya peningkatan kompetensi, profesionalisme dan kualitas konstruksi untuk meningkatkan daya saing para pelaku jasa konstruksi dan industri konstruksi, baik tingkat nasional dan internasional saat ini," ujar Djoko, hari ini.Dia juga mengimbau agar pelaku konstruksi tidak mengabaikan isu-isu lingkungan akibat penyelenggaraan konstruksi yang berpotensi merusak lingkungan dan mengakibatkan pemanasan global.Pameran dan seminar tersebut bertema Mendorong Sektor Konstruksi yang Lebih Efisien, Efektif, dan Bernilai Tinggi bagi Kenyamanan Lingkungan Terbangun.Peserta pameran terdiri dari 24 perusahaan dan pelaku jasa konstruksi Tanah Air, seperti Adhi Karya, Jasa Marga, Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN), Wijaya Karya dan Hutama Karya.Sedangkan dalam seminarnya, FIDIC akan memfasilitasi para pelaku konstruksi dan produsen, agar mengetahui informasi dan pengetahuan tentang standar persyaratan umum kontrak yang direkomendasikan penggunaannya oleh berbagai lembaga internasional pemberi pinjaman, seperti World Bank, ADB, dan JICA.(er)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top