2.600 Rumah di Bandung kebanjiran

BANDUNG: Surat kabar terbitan Bandung dan koran nasional yang memiliki sisipan Jabar hari ini a.l. menyoroti soal Jabar ditetapkan sebagai klaster karet, dan pembatasan BBM bersubsidi berpotensi mengerek harga kebutuhan pokok. Berikut ini rangkumannya:
News Editor | 06 Desember 2010 03:03 WIB

BANDUNG: Surat kabar terbitan Bandung dan koran nasional yang memiliki sisipan Jabar hari ini a.l. menyoroti soal Jabar ditetapkan sebagai klaster karet, dan pembatasan BBM bersubsidi berpotensi mengerek harga kebutuhan pokok. Berikut ini rangkumannya:

KLASTER KARET: Jabar ditetapkan sebagai Provinsi klaster karet yang mengolah komoditas tersebut dari bahan mentah hingga produk jadi. Produksi dan pengolahan dari hulu hingga hilir itu direncanakan mampu menyerap tenaga kerja hingga dua kali lipat dari sekarang. (Kompas lembar Jabar)BERAS OP: Meskipun harga beras yang ditawarkan Bulog pada operasi pasar di Kota Cirebon jauh lebih murah, ternyata penyerapannya masih rendah. Banyak masyarakat yang belum mengetahui ada operasi pasar yang dilakukan pemkot dan Bulog. (Kompas lembar Jabar)TERENDAM BANJIR: Sedikitnya 2.600 rumah di Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, kembali terendam banjir menyusul hujan deras yang mengguyur sejak Minggu siang kemarin. Akibatnya, 500 warga diungsikan ke sejumlah titik yang aman dari sergapan banjir. Sementara itu, di Kecamatan Dayeuhkolot dan Baleendah, semalam, genangan air kembali meninggi setelah sempat surut pada siang hari.(Pikiran Rakyat)KENAIKAN HARGA: Pembatasan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) yang dilakukan tahun depan diprediksi akan mendorong kenaikan harga barang dan jasa, termasuk kebutuhan pokok, pada kisaran 7% - 15%. Bahkan, harga produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) diprediksi bisa naik hingga 20% - 30%.(Pikiran Rakyat)PERBAIKAN JALAN: Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kota Bandung menemukan beberapa jalan yang diperbaiki pada 2010 dikerjakan pelaksana proyek (kontraktor) di bawah spek atau tidak sesuai kontrak kerja yang disepakati.Oleh karena itu beberapa jalan yang baru dihotmix rusak lagi seperti terkelupas. Bahkan, jalan ini berlubang setelah diguyur hujan sedikit saja.(Seputar Indonesia Jabar)BANGUNAN KOLONIAL: Sekitar 80% bangunan rumah kolonial di Kota Bandung berubah, baik fisik maupun fungsi. Ada sebanyak 1.146 rumah peninggalan kolonial yang terletak di Jl Diponegoro, LLRE Martadinata, Ir H Djuanda (Dago), dan Jenderal Ahmad Yani. (Seputar Indonesia Jabar)(k35/er)

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top