Kapolri diminta mutasi di Bareskrim

JAKARTA: Indonesia Police Watch (IPW) mendesak Kapolri Jenderal Pol. Timur Pradopo melakukan mutasi terutama di jajaran Bareskrim. Dengan mutasi tersebut, upaya mempercepat penyelesaian kasus menonjol seperti kasus Gayus Halomoan Tambunan dapat terlaksana
News Editor | 05 Desember 2010 09:51 WIB

JAKARTA: Indonesia Police Watch (IPW) mendesak Kapolri Jenderal Pol. Timur Pradopo melakukan mutasi terutama di jajaran Bareskrim. Dengan mutasi tersebut, upaya mempercepat penyelesaian kasus menonjol seperti kasus Gayus Halomoan Tambunan dapat terlaksana karena akan terjadi efektivitas penyidikan.

"Kapolri [Jenderal Pol. Timur Pradopo] harus segera lakukan mutasi, bersihkan Badan Reserse Kriminal [Bareskrim]," ujar Presidium IPW Neta S. Pane hari ini.

Terkait dengan perkara Gayus, dia mengharapkan Bareskrim segera menggelar perkara dengan lembaga penegak hukum lainnya (KPK, Kejaksaan Agung). "Jadikan perkara Gayus sebagai tonggak untuk mengembalikan citra polisi di masyarakat," tegasnya.Selain itu Neta mengharapkan Polri mengungkap penyuap bagi Gayus karena ada kekhawatiran pengusutan mafia pajak berakhir di Gayus sendiri.Harapan Neta itu bukan tanpa alasan sebab Kepala Bareskrim Mabes Polri Komjen Pol. Ito Sumardi mengatakan Gayus hanya dijerat pasal tentang gratifikasi bukan pasal penyuapan. (tw)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top