Boediono harapkan ICMI berperan lebih dinamis

Aprilian Hermawan
Aprilian Hermawan - Bisnis.com 05 Desember 2010  |  05:13 WIB

BOGOR: Wapres Boediono mengharapkan Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) kembali memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi berbasis iman dan takwa untuk membantu memperbaiki perekonomian Indonesia.Boediono mengatakan ICMI sudah memberikan sumbangan dan peran besar dalam perjalanan bangsa Indonesia. Peran ICMI diharapkan semakin dinamis sesuai dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi di Indonesia.

ICMI sduah memberikan sumbangan besar apalagi dengan kehadiran B.J. Habibie dengan reputasi internasional. ICMI berhasil memadukan perpaduan perkembangan iptek dengan imtak iman dan takwa, ujar Boediono saat membuka Muktamar V dan ulang tahun ke-20 ICMI di Istana Bogor, Minggu (5/12).

Hadir dalam acara itu Presiden Ketiga Indonesia yang juga pendiri ICMI Burhanudin Jusuf Habibie, serta sejumlah menteri. Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie juga terlihat mengikuti acara tersebut. Wapres menilai selama dua dasawarsa perjalanan ICMI sudah banyak melakukan banyak hal dan telah melibatkan diri secara langsung dalam memajukan kehidupan bangsa. Pembentukan bank syariah Indonesia dan lembaga kajian Center for Information and Development Studies (Cides) juga merupakan peran nyata ICMI dalam kehidupan berbangsa ini.

Meskipun demikian, Wapres mengingatkan masih banyak agenda yang perlu dirampungkan untuk menuju kondisi Indonesia yang stabil dan dinamis. Dia menyatakan generasi saat ini merupakan generasi menanam, bukan menuai, atau generasi yang harus berkorban bukan generasi yang menikmati. Anak cucu kita yang akan menikmati perngorbanan kita hari ini, ujarnya.

Menurut Boediono, dalam membangun Indonesia menjuju demokrasi yang madani akan menghadapi tantangan berat. Namun, tantangan ini harus dihadapi secara bersama-sama.

Boediono juga menyatakan bahwa proses pembangunan ke depan akan sangat ditentukan oleh warga kelas menengah yang jumlahnya semakin banyak di Indonesia. Warga kelas menengah ini merupakan tulang punggung dalam menentukan arah pembangunan Indonesia.

Wapres menjelaskan, warga di kelas menengah ini berpikiran independen dan tidak mudah dipengaruhi oleh faktor luar. Saya harap ICMI ikut memperkuat warga di kelas menengah ini. ICMI juga harus mampu menciptakan pemikiran cerdas untuk kemajuan bangsa, jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top