Bandara Malang dijadwal normal Senin

JAKARTA: Bandara Abdul Rachman Saleh (Malang) diharapkan kembali beroperasi normal pada Senin 6 Desember 2010, setelah sebelumnya ditutup (aerodrome closed) sejak 6 hari lalu akibat gangguan debu vulkanik Gunung Bromo. Menteri Perhubungan Freddy Numberi
News Editor | 04 Desember 2010 16:22 WIB

JAKARTA: Bandara Abdul Rachman Saleh (Malang) diharapkan kembali beroperasi normal pada Senin 6 Desember 2010, setelah sebelumnya ditutup (aerodrome closed) sejak 6 hari lalu akibat gangguan debu vulkanik Gunung Bromo. Menteri Perhubungan Freddy Numberi mengatakan jalur udara (air route) dari dan ke Malang berangsur-angsur mulai pulih.“Diharapkan Senin sudah kembali normal, maskapai sudah bisa beroperasi lagi,†jelasnya, tadi pagi.Dia menuturkan hal itu di sela-sela penanaman mangrove di kawasan Taman Wisata Alam, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Penanaman Mangrove tersebut bertujuan untuk mengurangi dampak dari pemanasan global.Sebelumnya, Kementerian Perhubungan menerbitkan notam (notice to airmen) pada 29 November 2010 yang menyatakan bahwa Bandara Abdul Rachman Saleh setop operasi karena debu vulkanik Gunung Bromo telah sampai ke pelabuhan udara itu.Adapun dalam notam itu disebutkan penutupan bandara di Kota Apel itu terhitung dari 29 November hingga 4 Desember 2010.Di tempat yang sama, Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Herry Bakti Singayuda Gumay juga menyatakan bahwa Bandara Abdul Rachman Saleh sudah bisa segera beroperasi kembali.“Untuk penerbangan sudah aman. Maskapai sudah bisa kembali beroperasi di Malang,†jelasnya.Saat ini ada tiga maskapai yang mengoperasikan penerbangan di rute Jakarta-Malang, yaitu Sriwijaya Air, Batavia Air, dan Garuda Indonesia. Sampai sekarang, rute penerbangan Malang hanya dilayani melalui Jakarta.(er)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Rezza Aji Pratama

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top