Domain name WikiLeaks di AS dihapus

STOCKHOLM: EveryDNS, system provider yang menyediakan domain name WikiLeaks di AS, menghapus wikileaks.org setelah situs yang membocorkan dokumen-dokumen rahasia Amerika Serikat itu terus menerus diserang oleh hacker.
News Editor | 03 Desember 2010 10:05 WIB

STOCKHOLM: EveryDNS, system provider yang menyediakan domain name WikiLeaks di AS, menghapus wikileaks.org setelah situs yang membocorkan dokumen-dokumen rahasia Amerika Serikat itu terus menerus diserang oleh hacker.

Every DNS, lewat pernyataan tertulisnya, mengungkapkan penutupan situs tersebut pada Kamis malam dilakukan karena serangan-serangan gencar yang mengancam jaringan-jaringan lain miliknya.

Wikileaks.org telah menjadi target serangan berulang-ulang. Serangan-serangan tersebut telah dan akan mengancam stabilitas infrastruktur EveryDNS, katanya.

Perusahaan itu menyediakan akses bagi sedikitnya 500.000 situs web. Wikileaks membenarkan keputusan EveryDNS itu dalam akun Twitter-nya, dengan mengatakan Domain Wikileaks.org telah ditutup oleh EneryDNS.net di AS setelah mereka mengklaim adanya serangan masal.

Wikileaks menyulut kemarahan AS dan pemerintahan lainnya dengan membocorkan lewat Internet hampir setengah juta dokumen-dokumen rahasia tentang perang di Afghanistan dan Irak. Beberapa dokumen yang dipublikasikan baru-baru ini terkait kabel diplomatik AS yang tergolong sangat rahasia.

Dalam dokumen itu juga terungkap hubungan AS dan Indonesia, antara lain bahwa pemerintah Bill Clinton menekan Indonesia agar enerima kehadiran pasukan perdamaian internasional di Timor Timur usai referendum 1999, mendukung keputusan IMF dna Bank Dunia menghentikan bantuan bagi Indonesia. Sementara Susilo Bambang Yudhoyono dijuluki sebagai The thinking general.

Pada Rabu lalu Amazon.com Inc.yang mengizinkan Wikileaks menggunakan server-nya untuk mendistribusikan berbagai dokumen komunikasi Deplu AS yang mengandung banyak hal memalukan itumenghentikan servisnya bagi Wikileaks.

Situs tersebut saat ini masih menggunakan server Swedia, Bahnhof. Keputusan Amazon itu diambil setelah senator AS mempertanyakan hubungan Amazon dengan WikiLeaks. Joe Lieberman, senator itu, memuji keputusan Amazon memutuskan kontak dengan WikiLeaks dan mengatakan hal tersebut mestinya menjadi standar bagi perusahaan lainnya yang masih dimanfaatkan WikiLeaks untuk menyebarkan apa yang dia sebut sebagai material yang diperoleh secara tidak sah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Rachmat Sujianto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top