Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

GEMPA LOMBOK: Korban Mengemis dan Menjarah Gara-gara Distribusi Bantuan Tak Merata

Oleh karena minimnya bantuan logistik yang sampai kepada pengungsi, akhirnya banyak warga mengemis di pinggir jalan atau meminta kemurahan hati para pengguna kendaraan yang melintasi jalan tersebut.
Sejumlah warga beristirahat dekat rumahnya yang roboh pascagempa di Dusun Labuan Pandan, Desa Padak Guar, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, NTB, Senin (20/8). Pascagempa bumi yang berkekuatan 7 Skala Richter mengguncang Lombok pada Minggu malam pukul 22.56 Wita mengakibatkan sejumlah rumah di daerah tersebut roboh dan puluhan warga mengungsi. /Antara
Sejumlah warga beristirahat dekat rumahnya yang roboh pascagempa di Dusun Labuan Pandan, Desa Padak Guar, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, NTB, Senin (20/8). Pascagempa bumi yang berkekuatan 7 Skala Richter mengguncang Lombok pada Minggu malam pukul 22.56 Wita mengakibatkan sejumlah rumah di daerah tersebut roboh dan puluhan warga mengungsi. /Antara

Pengemis

Oleh karena minimnya bantuan logistik yang sampai kepada pengungsi, akhirnya banyak warga mengemis di pinggir jalan atau meminta kemurahan hati para pengguna kendaraan yang melintasi jalan tersebut.

Meski permukiman di kawasan tersebut, dekat jalan raya atau tidak terisolasi, bantuan kebutuhan untuk korban gempa masih dirasakan kurang.

"Sampai sekarang belum ada bantuan terpal juga," kata Aminah, warga Koko Putih.

Kondisi itu berbeda dengan Lombok Utara yang terhitung melimpah bantuan logistiknya.

Sementara itu, sejumlah relawan menyatakan pihaknya berupaya menyalurkan logistik ke Sanjang, Lombok Timur karena informasinya logistik di posko pengungsian menipis.

"Memang kita salurkan ke Sanjang, stok logistik semakin menipis," kata Ian, relawan dari Mataram.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Nancy Junita
Editor : Nancy Junita

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper