Koreksi Dinilai Sehat, Harga Bitcoin Diprediksi Sentuh US$60.000 Pada 2018

Kenaikan yang pesat pada bitcoin dinilai belum akan berakhir, meski juga disertai penurunan. Harga mata uang digital paling populer ini bahkan diperkirakan akan mencapai US$60.000 tahun depan.
Renat Sofie Andriani | 27 Desember 2017 14:13 WIB
Ilustrasi Bitcoin diletakkan di atas lembaran uang dolar AS. - REUTERS/Dado Ruvic

Kabar24.com, JAKARTA – Kenaikan yang pesat pada bitcoin dinilai belum akan berakhir, meski juga disertai penurunan. Harga mata uang digital paling populer ini bahkan diperkirakan akan mencapai US$60.000 tahun depan.

“Saya pikir kita akan melihat bitcoin [naik] mencapai US$60.000, tapi kita juga kemungkinan akan melihat bitcoin [turun] menyentuh US$5.000,” ujar pengusaha cryptocurrency Julian Hosp, co-founder dan presiden TenX, seperti dikutip dari CNBC, Rabu (27/12/2017).

“Pertanyaannya adalah, [angka] mana yang akan dicapai terlebih dulu?” lanjutnya.

Sejumlah pengamat dan pemerintah telah memperingatkan bahaya berinvestasi dalam cryptocurrency. Menurut mereka, pergerakan bitcoin cenderung akan jatuh karena tidak memiliki faktor yang melandasi nilai mereka.

Jika prediksi Hosp benar, maka bitcoin akan reli sekitar US$45.000 dari harga saat ini atau justru anjlok sekitar US$10.000. Hal ini menggarisbawahi volatilitas cryptocurrency tersebut di dunia.

Setelah berhasil menyentuh rekor tertingginya melampaui US$19.800 pada pertengahan Desember, harga bitcoin ambruk Jumat lalu (22/12). Mata uang virtual ini kehilangan sepertiga nilainya hanya dalam satu hari, sebelum kemudian mampu meraih kembali sedikit kenaikan.

Harga bitcoin dikabarkan naik 14% menyusul aksi jual pekan lalu menjadi US$15.885 per 1 bitcoin (BTC) di Bitstamp Exchange. Pagi tadi pukul 09.00 WIB, bitcoin naik 0,80% menjadi US$15.896,90.

Bitcoin rebound setelah sebelumnya mencatatkan penurunan hingga 30% di bursa Bitstamp Exchange pada pekan lalu, penurunan mingguan terbesar sejak April 2013 di level US$11.159,93.

“Bagi para pakar yang telah berkecimpung di pasar, ini sebenarnya merupakan pukulan yang bagus,” kata Hosp kepada CNBC ‘Squawk Box’.

Menurutnya, para pelaku industri ini telah memperkirakan penurunan harga bitcoin, mengingat kenaikan nilainya yang ‘berbahaya’ dalam selama beberapa bulan terakhir.

“Bagi kami, penurunan ini sangat sehat, dan beberapa dari kami telah memanfaatkan [penurunan] untuk membeli sedikit lebih banyak karena tiba-tiba melihat diskon 40-45% dari harga tertingginya sepanjang masa,” lanjutnya.

Namun begitu, ia yakin bahwa nilai bitcoin akan kembali turun.

“Pasti. Bukan sekarang, tapi saya pikir dalam jangka panjang, kita akan selalu melihat sedikit gerakan ke atas, dan kemudian turun. Saya melihat bitcoin menyerupai digital gold, alih-alih mata uang yang akan digunakan sehari-hari,” tambahnya.

 

Tag : bitcoin
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top