Angkasa Pura I Dukung Target 1 Juta Wisman ke Sulut, Manado

Guna mendukung pencapaian target satu juta wisatawan mancanegara (wisman) mengunjungi Sulawesi Utara (Sulut) pada 2025, PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara Sam Ratulangi Manado menggelar kegiatan focus group discussion (FGD) bertajuk Collaborative Destination Development (CDD).
Puput Ady Sukarno | 15 Desember 2017 06:56 WIB
Bandara Sam Ratulangi di Manado - angkasapura.co.id

Bisnis.com, MANADO - Guna mendukung pencapaian target satu juta wisatawan mancanegara (wisman) mengunjungi Sulawesi Utara (Sulut) pada 2025, PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara Sam Ratulangi Manado menggelar kegiatan focus group discussion (FGD) bertajuk Collaborative Destination Development (CDD).

Kegiatan tersebut selain mengundang perwakilan pemerintah daerah setempat, juga menghadirkan perwakilan dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Association of Indonesian Tours and Travel Agent (ASITA), para instruktur diving, serta Kepala Dinas Pariwisata di area sekitar Sulawesi Utara seperti Luwuk, Raja Ampat, dan Gorontalo.

General Manager Bandara Sam Ratulangi Manado Minggus E.T Gandeguai mengatakan bahwa pelibatan para stakeholder pariwisata itu sejalan dengan tema CDD kali ini, yakni Diving in The North Sulawesi: Surga Bawah Laut di Utara Indonesia.

"Dengan CDD ini diharapkan dapat mewujudkan kolaborasi yang baik antara operator bandara, maskapai penerbangan, agen perjalanan wisata, dan pemerintah daerah, sehingga pengembangan industri pariwisata Sulut akan terakselerasi lebih cepat," ujarnya, Kamis (14/12).

Selain itu, kata dia, kegiatan tersebut diharapkan juga dapat membantu para agen perjalanan wisata domestik dan internasional untuk membawa lebih banyak wisatawan datang, sehingga target satu juta wisman mengunjungi Sulut di 2025 dapat tercapai.

Kegiatan CDD ini merupakan salah satu wadah bagi pemangku kepentingan industri pariwisata di daerah Sulut untuk berkolaborasi dalam mengembangkan potensi pariwisata daerah. Sektor pariwisata ini diharapkan dapat dijadikan sebagai motor pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Untuk itu diperlukan kerjasama dan koordinasi dari seluruh pelaku bisnis pariwisata serta instansi terkait untuk menyiapkan infrastruktur dan strategi pengembangan sektor kepariwisataan dengan baik," ujarnya.

Sementara itus sebagai upaya untuk merealisasikan target satu juta wisman berkunjung ke Sulut pada 2025, setiap tahun Angkasa Pura I memberikan insentif bagi maskapai penerbangan, yang bertujuan untuk menstimulus peningkatan trafik pesawat menuju Manado.

"Hal ini pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan jumlah wisatawan yang datang ke Sulut. Rute-rute penerbangan baru ini juga diharapkan dapat meningkatkan konektivitas, mengingat potensi yang dimiliki Sulut yang luar biasa.

Aviation Marketing Group Head PT Angkasa Pura I (Persero) Ahmad Syaugi S., menambahkan bahwa untuk insentif kepada maskapai penerbangan, Angkasa Pura I diantaranya memberikan kebijakan potongan 50% biaya pendaratan (landing fee) selama enam bulan bagi maskapai yang membuka rute berjadwal (scheduled flight) baru dari dan ke Manado.

Selain itu, maskapai juga mendapatkan pembebasan biaya pemasangan spanduk selama satu bulan di bandara untuk kepentingan promosi serta kegiatan inaugurasi gratis di bandara.

Tag : angkasa pura i
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top