Bisnis Indonesia - bisnis.com
Minggu, 25 September 2016

KASUS FREDDY BUDIMAN: Pembentukan TPF Kejagung Jalan Di Tempat

Edi Suwiknyo Jum'at, 23/09/2016 22:42 WIB
KASUS FREDDY BUDIMAN: Pembentukan TPF Kejagung Jalan di Tempat
Dokumentasi terpidana mati kasus narkoba, Freddy Budiman, saat menunjukkan surat permohonan tobat nasuha pada sidang PK di Pengadilan Negeri Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (25/5/2016).
Antara

Kabar24.com, JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) belum memberikan perkembangan soal pembentukan tim pencari fakta (TPF) terkait dugaan keterlibatan jaksa dalam perkara terpidana mati kasus narkoba, Freddy Budiman.

Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Noor Rachmad mengatakan Kejaksaan masih mengkaji sosok yang bakal dimasukkan dalam tim tersebut.

"Belum ada perkembangan, maaih dirapatkan tim oencari faktanya," katanya di Jakarta pada Jumat (23/9/2016).

Dia meminta publik untuk bersabar, Kejaksaan pasti akan memberitahukan jika tim tersebut benar-benar terbentuk. "Masih dirapatkan," jelasnya. 

Rencana pembentukan tim pencari fakta itu terlontar dari pernyataan Jaksa Agung M. Prasetyo. Jaksa Agung kala itu mengatakan tim itu akan berkerja guna menyelidiki dugaan jaksa yang meneras seorang terpidana mati yang bernama Teja.

Teja dimintai sejumlah uang supaya dia tak dituntut mati oleh oknum jaksa tersebut. Namun karena tak punya uang, niatan itu diurungkan dan dia tetap divonis mati.

Teja sendiri diduga terkait dengan jaringan narkoba almarhum Freddy Budiman. Untuk menutupi peran Freddy dia pernah diminta berganti nama menjadi Rudy.
 

Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!
Apps Bisnis.com available on:    
more...