Bisnis Indonesia - bisnis.com
Sabtu, 01 Oktober 2016

Jabat Kapolda Metro Jaya, Ini Warisan Yang Didapat Iriawan

Juli Etha Ramaida Manalu Jum'at, 23/09/2016 16:43 WIB
Jabat Kapolda Metro Jaya, Ini Warisan yang Didapat Iriawan
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (kiri) memberikan tongkat komando kepada Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan (tengah) dalam acara Sertijab di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (23/9).
Antara

Kabar24.com, JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan mendapat warisan berupa sejumlah program dari Mantan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Moechgiyarto yang akan mengemban tugas berikut sebagai Kepala Lembaga Pendidikan Polri (Lemdikpol).

Salah satu program yang diwariskan merupakan program SIAP-PMJ, sebuah siatem pelaporan masyarakat berbasias aplikasi yang memungkinkan pihak kepolisian menanggapi setiap laporan kejadian dengan cepat.

"Saya titip aplikasi Siap PMJ yang baru kita soft launcing kemarin. Karena aplikasi ini bisa memperpendek jarak masyarakat dan Polisi. Ini bisa sangat bantu masyarakat," kata Moechgiyarto dalam acara pisah sambut Kapolda Metro Jaya, Jumat (23/9/2016).

Dia mengharapkan Kapolda Metro Jaya yang baru, dapat melanjutkan program ini mulai dari peluncuran aplikasi secara resmi untuk bisa digunakan oleh masyarakat hingga pengawasannya dalam implementasi di lapangan.

"Saya titip agar jangan sampai program ini mandek karena bisa dikembangkan untuk kepentingan lain. Saya harap bisa disempurnakan dan diluncurkan agar masyarakat sudah bisa menggunakannya," sebutnya.

M. Iriawan sendiri dalam pernyataannya kepada wartawan menyebutkan bahwa dirinya siap untuk meneruskan program yang sudah dimulai oleh Moechgiyarto selaku pendahulunya sebagai Kapolda Metro Jaya.

"Aplikasi SIAP itu saya akan teruskan, diteruskan kepada anggota. Kalau semua sudah bisa baru kita launching," katanya usai acara pisah sambut.

Selain program aplikasi layanan masyarakat tersebut, pengamanan pilkada DKI Jakarta juga menjadi target lain bagi Iriawan. Menurutnya, keadaan ibukota yang tenang, khususnya ditengah perhelatan pemimpin daerah yang akan berlangsung pada 2017 nanti akan menjadi contoh bagi daerah-daerah lain.

Selain kedua program ini, adapula beberapa kasus lain yang menjadi pe-er Iriawan seperti kasus kepemilikan senjata ilegal Gatot Brajamusti serta lebih lebar lagi kasus peredaran senjata ilegal, kasus pembunuhan mahasiswa Universitas Indonesia yang belum tuntas sejak setahun lalu, kasus perampokan di Pondok Indah dan berbagai kasus lainnya.

 

Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!
Apps Bisnis.com available on:    
more...