Siapa Sosok Dirut Pertamina yang Ditunjuk Menteri BUMN?

Hingga kini, pemerintah belum menunjuk Dirut Pertamina yang baru.
News Editor | 02 November 2014 17:35 WIB
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Hingga kini, pemerintah belum menunjuk Dirut Pertamina yang baru.

Apakah Menteri BUMN Rini Soemarno akan memilih kakanya yaitu Ari Soemarno atau calon lain sebagai Dirut Pertamina?

Ekonom Dahnil Anzar Simanjuntak menilai Menteri BUMN Rini Soemarno tak mungkin 'nekat' mengangkat kakak kandungnya, Ari Soemarno sebagai Direktur Utama BUMN.

Meski demikian, katanya, bisa saja Rini mengangkat 'anak didikan' Ari seperti Raden Priyono untuk menduduki jabatan penting itu.

"Dia [Rini] tidak mungkin nekat mengangkat Ari Soemarno. Tapi bisa saja mengangkat orang-orang dekat dengan dia atau kakaknya itu seperti Raden Priyono. Tetapi bila itu dilakukan terang Pertamina berpotensi terus menjadi bancakan kelompok tertentu,"cetus Dahnil kepada wartawan, Minggu (2/11/2014).

Menurut Dahnil, Pertamina sulit untuk 'berubah' jika masih dikuasai oleh kelompok Ari Soemarno Cs. Oleh karena itu, diperlukan sosok baru untuk mengelola BUMN tersebut.

"Tidak penting dari internal atau dari eksternal, yang paling penting adalah punya komitmen untuk mendorong Pertamina menjadi BUMN berkelas international dan mengelola pertamina lebih transparan dan akuntabel, bersih dari praktik pemerasan dari penguasa," papar Dahnil.

Ditambahkan Dahnil yang juga dosen di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa ini,
Dirut pertamina yang dipilih harus memiliki rekam jejak bersih, dan bebas dari vested interest dari kelompok mana pun, karena pertamina selama ini masih menjadi bancakan bagi penguasa.

Lantas apakah perlu KPK diajak kembali untuk menseleksi Dirut Pertamina, seperti yang dilakukan Presiden Jokowi saat menyeleksi jajaran Menteri di kabinetnya, menurut Dahnil hal tersebut tidaklah perlu.

"KPK ikut serta dalam proses seleksi Dirut tersebut, KPK bisa tersandera karena bisa jadi mereka bersih di record KPK tapi bisa jadi di aparatur hukum yang lain tidak, atau masalah lainnya. Maka ada baiknya KPK tidak terlibat dalam proses tersebut," tutupnya.

Diketahui selain Raden Priyono, sosok lain adalah Ahmad Faisal, Fredrich Siahaan dan Karyulianto digadang-gadang bakal menduduki posisi Dirut Pertamina.

Terkait munculnya nama-nama tersebut, khususnya nama Raden Priyono, Kordinator Divisi Monitoring dan Analisis Anggaran ICW Firdaus Ilyas mensinyalir Priyono mengetahui sepak terjang PT Kernel Oil Pte Ltd sejak SKK Migas masih bernama BP Migas.

Tag : menteri bumn, dirut pertamina
Editor : Sepudin Zuhri

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top