Bisnis Indonesia - bisnis.com
Rabu, 04 Maret 2015

Quick Count Pemilu 2014: Sebanyak 56 Lembaga Survei Pertaruhkan Akurasi Data

Saeno Minggu, 30/03/2014 15:32 WIB
Quick Count Pemilu 2014: Sebanyak 56 Lembaga Survei Pertaruhkan Akurasi Data
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – Penghitungan suara pada pemilihan legislatif atau pileg yang akan berlangsung pada 9 April 2014 sangat mungkin diwarnai ramainya penyajian dan adu akurat data hitung cepat atau quick count dari sejumlah lembaga survei.

Hal itu bisa diketahui dari jumlah lembaga hitung cepat yang terdaftar di Komisi Pemilihan Umum selain juga terakreditasi sejumlah lembaga pemantau pemilu.

Terkait itu, pada Sabtu (29/3/2014), Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah memperkenalkan 19 Lembaga Pemantau yang Terakreditasi serta 56 Lembaga Survei dan Lembaga Hitung Cepat yang Terdaftar untuk Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD Tahun 2014.

Ketua KPU Husni Kamil Manik didampingi Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay, Ferry Kurnia Rizkiyansyah dan Sigit Pamungkas menyerahkan sertifikat secara simbolis sebagai tanda di-launching-nya Lembaga Pemantau, Lembaga Survei dan Hitung Cepat Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD Tahun 2014.

Launching tersebut, kata Husni, merupakan apresiasi KPU atas peran aktif Lembaga Pemantau, Lembaga Survei dan Hitung Cepat dalam mensukseskan seluruh tahapan penyelenggaraan Pemilu 2014.

Setiap hasil survei, lanjut Husni, akan dipantau dan dinilai oleh media, baik secara positif ataupun negatif, dan akan dijadikan acuan oleh masyarakat.

Ia mengharapkan setiap lembaga survei mempublikasikan hasil surveinya dengan netral dan tidak memihak salah satu partai politik peserta Pemilu 2014.

Selain tidak melakukan keberpihakan yang menguntungkan atau merugikan peserta pemilu, Husni juga mengimbau lembaga-lembaga itu untuk tidak mengganggu proses penyelenggaraan tahapan pemilu, tidak mengubah data lapangan maupun pemrosesan data, dan menggunakan metode penelitian ilmiah dalam proses survei yang dilakukan dengan menginformasikan metode apa yang dilakukan dalam melakukan sampling, menyebutkan sumber dana, jumlah responden, tanggal dan tempat pelaksanaan survei atau jajak pendapat dan hitung cepat secara lengkap.

Terkait rilis yang dilakukan oleh lembaga hitung cepat, terang Husni, terdapat ketentuan, yakni lembaga hitung cepat baru dapat mengumumkan hasil hitung cepatnya paling cepat dua jam setelah pemungutan suara berakhir di wilayah Indonesia bagian barat.

Nah, jadi dua jam setelah pemilihan legislatif pada 9 April 2014, publik bisa mengetahui bagaimana proses hitung cepat dari 56 lembaga akan menggambarkan perebutan suara di antara 12 parpol yang mengikuti Pemilu.

Apps Bisnis.com available on:    
Ayo vote dan share artikel favoritmu di sini!
Ikuti Lomba Menulis – HEMAT ENERGI SECARA TOTAL dan menangkan hadiah utama Rp 50 juta. Klik di sini!
Angpao Imlek dari epaper Bisnis Indonesia, langganan seumur hidup Rp18 juta diskon 18%. Cuan buat semua. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!
more...