Jum'at, 19 Desember 2014

Minta Bantuan NATO, Ukraina Bersiap Hadapi Invasi Rusia

Arys Aditya Minggu, 02/03/2014 21:25 WIB

Bisnis.com, KIEV--Pemerintah interim Ukraina mempersiapkan mobilisasi tentara, setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mendeklarasikan bahwa Moskwa memiliki hak untuk menginvasi Ukraina. 

"Itu bukan ancaman. Pernyataan Putin adalah deklarasi perang terhadap negara kami," ujar Perdana Menteri Ukraina Arseny Yatseniuk dalam Bahasa Inggris sembari meminta bantuan kepada NATO, seperti dikutip Reuters, Minggu (2/3/2014). 

Apabila NATO sepakat untuk membantu Ukraina, rentetan tindakan ini menimbulkan potensi konfrontasi antara Moskwa melawan negara-negara Barat. 

Putin sendiri baru saja mendapat izin dari parlemen untuk menggunakan militer demi melindungi warga Rusia di Ukraina, yang sekaligus mengabaikan permintaan negara-negara Barat untuk tak ikut campur. 

Dewan Keamanan Dalam Negeri Ukraina sendiri telah memberi perintah para jendral untuk memerintahkan semua pasukan bersiaga, setelah beberapa insiden penahanan tentara Ukraina di Provinsi Crimea. 
  
"Jika Putin ingin menjadi presiden yang menabuh genderang perang antar dua tetangga dan negara sahabat, antara Ukraina dan Rusia, dia akan mendapat keinginannya dalam beberapa inci lagi. Kami akan menghadapi bencana," tambah Yatseniuk.

Apps Bisnis.com available on:    
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!
more...