Sabtu, 20 Desember 2014

Tingkatkan Mutu Pangan

Lahyanto Nadie Jum'at, 22/03/2013 11:15 WIB

Saat ini, kualitas pangan di Indonesia masih menjadi kendala. Padahal pangan merupakan kebutuhan dasar yang paling utama.

Rendahnya mutu pangan dapat kita amati dari banyaknya produk makanan yang mengandung gizi rendah, zat adiktif dan tidak layak konsumsi yang juga sering kita jumpai.

Selain itu, pangan berkualitas masih belum terdistribusi secara merata. Masih banyak daerah yang belum mampu memenuhi mutu pangan secara layak dan standar kecukupan gizi.

Rendahnya mutu pangan di Indonesia ini seringkali menimbulkan dampak penyakit, mulai dari kalangan anak-anak hingga orang dewasa.

Untuk itulah, pemerintah hendaknya segera merealisasikan peningkatkan kualitas konsumsi pangan disertai optimalisasi sumber daya secara berkelanjutan untuk mempercepat penganekaragaman konsumsi pangan dan gizi yang berkualitas dan seimbang.

Pengujian standar pangan juga sangat penting. Berdasarkan Asosiasi Laboratorium Pangan Indonesia (ALPI), saat ini baru terdapat sekitar 20 laboratorium pangan di Indonesia yang terakreditasi untuk menguji standar makanan.

Untuk meningkatkan ketahanan pangan, pemerintah harus mengatur distribusi dan alokasi pangan berkualitas di berbagai daerah. Penyuluhan pangan pada masyarakat juga sangat penting, mengingat tingkat pengetahuan masyarakat akan pangan berkualitas juga masih rendah.

Kualitas pangan sudah semestinya menjadi perhatian utama, sebab pangan sangat berpengaruh pada tingkat gizi serta kesehatan. Kualitas pangan yang baik juga menentukan perkembangan sumber daya manusia.

EL HEZEKIAH SABBAT
Mahasiswa Akuntansi
Universitas Ma Chung Malang

Apps Bisnis.com available on:    
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!
more...